Sekolah SMK Ihyaul Ulum

Senandung Sholawat "Hubbul Musthofa" Mengiringi Pesta Pernikahan


Gresik, 26/09/2017. Musik religi yang dibingkai kecintaan pada Nabi Muhammad Saw melantun sahdu setiap hari. Di berbagai situasi dan keadaan gema sholawat menambah keberkahan dan tentramnya suasana. Acara-acara pembuka sholawat adalah menu utama, tak terkecuali dalam resepsi pernikahan.

Kali ini grup sholawat banjari Hubbul Musthofa SMK Ihyaul Ulum mendapat kehormatan mengisi pernikahan di desa Alas Malang Karangbinangun, Senin, 11 September 2017 pada pernikahan Saudara Ahmad Fatih (Lamongan) dan saudari Nur Hasanah (Jawa Tengah) momen bahagia seperti ini tidak satu kali ini saja, beberapa sudah pernah dihadiri.

Pernikahan M. Alil Mafahir (Gresik) dan Syifa' (Sidoarjo) pada tahun 2015 bertempat di gedung Olah Raga La'daina Gresik, M. Miftahul Azif (Lamongan) dan Mahfudloh (Gresik) di desa Sembungankidul Tahun 2015, di Ngajaran, desa Sidomukti dll




"ini bukti hidupnya kecintaan pada Nabi Muhmmad, Saw. Kehadiran banjari di ekstrakulikuler SMK Ihyaul Ulum benar-benar menumbuhkan karakter religius pada pribadi siswa...." jelas Nadziyatus Sholihah Pembina sekaligus pendiri Hubbul Musthofa.

Berdirinya Hubbul Musthofa memang hampir bersamaan dengan berdirinya SMK Ihyaul Ulum di tahun 2012. Dulu, grup banjari ini hanya bersifat pembacaan maulidud diba' dari karya monumental Syekh Al-Barzanzy. Setiap satu bulan sekali, di hari kamis sore siswa-siswi berkumpul selepas sekolah untuk membaca diba'.

Perkembangan ekstrakulikuler Banjari di SMK Ihyaul Ulum memang disadari oleh M. Alil Mafahir selaku dewan penasehat dan koordinator official mengalami kemajuan, dari yang sifatnya hanya pembacaan diba' berkembang dengan iringan rebana dan lagunya lebih variatif;

"siswa-siswi rata-rata sudah memiliki bakat sebelumnya. Tapi karena sekolah sebagai media pembelajaran, maka sifatnya tidak tertutup bagi mereka saja yang memiliki bakat. Semua yang punya minat dan kesadaran kecintaan pada sholawat dibina dan dikembangkan untuk lebih maju..." katanya.

Maka, dengan proses inilah masyarakat mengenal dan menyintai SMK Ihyaul Ulum. Masyarakat menilai SMK Ihyaul Ulum tidak hanya mendidik siswanya dengan kemampuan Life skill dan entherpreneur, tetapi membekali pribadi siswa-siswinya dengan kemampuan keagamaan yang kuat.  


0 Komentar

Tulis Komentar